Home / Berita / Temu Pers, KIP Aceh Ajak Giatkan Sosialisasi Pemilu 2019
Foto: Yudi

Temu Pers, KIP Aceh Ajak Giatkan Sosialisasi Pemilu 2019

Banda Aceh – Memaksimalkan sosialisasi lewat media, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengundang puluhan jurnalis di Aceh untuk gelar konferesi pers terkait Pemilu 2019, di Aula KIP Aceh, Banda Aceh, Senin 14 Januari 2019.

Ketua KIP Aceh, Syamsul Bahri mengatakan pihaknya sangat menghargai media yang telah memberitakan kegiatan-kegiatan kepemiluan di Aceh. “Jurnalis di Aceh selama ini telah ikut menyosialisasikan Pemilu 2019 lewat medianya,” katanya.

Dia mengharapkan media terus memberitakan kegiatan Pemilu terutama untuk mendidik pemilih menjadi lebih cerdas dan berkualitas. “Mari sama-sama mengawal pesta demokrasi ini,” ajaknya.

Temu pers ikut membahas sejumlah isu Pemilu 2019 di Aceh. Selain terkait program Relawan Demokrasi, juga terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota Legislatif. Selain itu juga distribusi alat peraga kampanye.

Terkait DCT, Munawarsyah menyampaikan KIP Aceh tidak merevisi apapun DCT yang telah diumumkan.  Hal ini disampaikannya karena adanya pertanyaan jurnalis terkait Putusan DKPP Nomor perkara 227, mengenai Keputusan KPU sebelumnya tentang kuota Caleg Partai Lokal 120 persen. “Putusan DKPP sama sekali tidak meminta KIP Aceh membatalkan DCT,” ujarnya.

Di luar itu, dia menambahkan ada dua nama yang dicoret dari DCT untuk Caleg Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Satu dicoret karena telah menjadi tersangka kasus korupsi dan satu lagi karena meninggal dunia. “Pencoretan tidak merubah nomor urut yang lain,” jelas Munawar.

Tentang alat peraga kampanye, Komisioner KIP Aceh lainnya, Akmal Abzal mengatakan saat ini ada banyak spanduk calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Aceh yang belum diambil tim suksesnya di kantor KIP Kabupaten/Kota. “Telah dicetak, tetapi belum diambil. Mohon dapat diambil secepatnya,” katanya. [AW]

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com