Home / Berita / KIP Aceh Evaluasi Data Pemilih Pemilu 2019
Foto: Yudi

KIP Aceh Evaluasi Data Pemilih Pemilu 2019

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Data Pemilih Pemilu 2019, untuk membahas kendala yang bakal muncul terkait data pemilih ke depan. Rapat berlangsung di Aula KIP Aceh, Banda Aceh 18 Desember 2018.

Rapat dibuka Ketua KIP Aceh, Syamsul Bahri dihadiri oleh Komisioner KIP Aceh, Agusni AH, staf sekretariat KIP Aceh dan Komisioner serta operator dari KIP Kabupaten/Kota seluruh Aceh. “Sebelumnya kita telah melakukan pleno penyempurnaan data pemilih, hari ini kita evaluasi,” kata Syamsul.

Data Pemilih terbaru telah ditetapkan KIP Aceh dalam Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Penyempurnaan Data Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahap Dua (DPTHP-2) Pemilu 2019, Rabu 12 Desember 2018 lalu. Pemilih Aceh tercatat sebanyak 3.523.774 orang.

Komisioner Agusni AH mengatakan koordinasi dan evaluasi penting digelar untuk memperhatikan beberapa masalah serta mencari solusi terkait data pemilih. Misalnya menyangkut Data Pemilih Tambahan (DPTb) dan Data Pemilih Khusus (DPK) yang muncul menjelang pemungutan suara, 17 April 2019. “DPTb dan DPK harus ditindaklanjuti sedini mungkin, dan bisa maksimal saat pemungutan suara,” kata Agusni.

Hal ini penting diperhatikan agar jangan muncul kekurangan surat suara nantinya di TPS karena banyaknya pemilih yang pindah atau kemungkinan dipindahkan untuk kepentingan peserta Pemilu 2019. “Sementara surat suara satu TPS hanya 300 tambah 6 lembar (tambahan 2 persen), jangan sampai nanti muncul konflik,” katanya.

Agusni mengharapkan, para Komisioner KIP Kabupaten/Kota dapat mengantisipasi maupun menyosialisasikan beberapa kemungkinan masalah data pemilih yang muncul, sampai ke tingkat gampong. Aturannya tetap mengacu kepada PKPU Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyusunan Daftar Pemilih. [AW]

 

 

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com