Thursday , September 21 2017
Breaking News
Home / KIP Aceh / Ini Potensi Ancaman di Pilkada Aceh
_MG_0042

Ini Potensi Ancaman di Pilkada Aceh

Banda Aceh – Kapolda Aceh Inspektur Jenderal Husein Hamidi memperkirakan sejumlah potensi ancaman terhadap kelancaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah Aceh serentak 2017 mendatang.

Perkiraan ancaman yang dirangkum Polda Aceh berdasarkan pemilihan umum sebelumnya ialah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, perkelahian antarpendukung, penghinaan terhadap pasangan calon, pengrusakan dan pembakaran, serta penculikan tim sukses dan pasangan calon.

Ketika masa tenang, perkiraan ancaman yang terjadi ialah money politics, teror atau intimidasi terhadap pemilih, sabotase surat suara, dan penghadangan surat suara. Ketika pemungutan suara, perkiraan ancaman yang terjadi ialah intimidasi terhadap pemilih dan saksi di TPS, pengrusakan bilik suara, manipulasi surat suara, serta aksi protes oleh saksi.

“Banyak yang prediksi dari pengamat, ahli, KPU pusat, Pilkada Aceh 2017 nanti akan terjadi apa-apa. Makanya kita jaga proses pilkada,” kata Kapolda Aceh di hadapan peserta Rapat Koordinasi Forkopimda se-Aceh di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Selasa, 23 Agustus 2016.

Sementara wilayah yang sangat rawan terjadi pelanggaran pada pemilihan kepala daerah di antaranya Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Singkil, Aceh Timur, dan Lhokseumawe.

“Itu kita mapping berdasarkan pengalaman yang lalu. Daerah rawan bisa saja bergeser,” tutur Kapolda. [Hadi | MC KIP Aceh]

About Media Center

"Melayani Rakyat menggunakan Hak Pilihnya".

Check Also

IMG_6019 (Large)

Pemberian Penghargaan Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berprestasi di Lingkungan Sekretariat KIP Aceh

Guna memberikan motivasi PNS dalam meningkatkan Kinerja dan mendorong PNS untuk menunjukkan prestasi kerja secara …