Monday , July 24 2017
Home / KIP Aceh / Ini Kata Penutup Debat para Kandidat
IMG_20170131_160300

Ini Kata Penutup Debat para Kandidat

Banda Aceh – Di pengujung debat, para kandidat diberikan waktu masing-masing satu menit 30 detik, untuk menyampaikan kata-kata penutup atau closing statement. Setelahnya, debat publik berakhir pada Selasa sore, 31 Januari 2017.

Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Tarmizi A. Karim dan Machsalmina Ali menyampaikan penilaiannya selama ini Aceh bergantung pada dana dan SDM yang melimpah ruah, sementara untuk kelola pemerintahannya masih belum bagus.

“Masyarakat Aceh, Pilkada tinggal (hitungan) hari, masyarakat jangan keliru memilih dan bisa memilih seusai hatinya. Sekarang bukan waktunya untuk coba-coba, tapi memilih pemimpin merupakan langkah awal untuk menyelesaikan pembangunan dan persoalan rakyat,” ujar Tarmizi.

Sementara paslon nomor urut 2, Zakaria Saman dan T. Alaidinsyah mengatakan, pemimpin harus konsisten terhadap apa yang ia katakan. “Jangan suka untuk mengambil harta orang lain,” ucap Zakaria Saman. T. Alaidinsyah berharap, pemimpin Aceh ke depan jujur.

Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa sebagai paslon nomor urut 3 menyatakan komitmennya ingin memimpin Aceh. “Karena itu, kami ingin tunjukkan contoh, kami tidak ingin memakai mobil mewah dan gaji kami kecil saja,” ujar Abdullah Puteh.

Mereka akan melakukan upaya menurunkan kemiskinan, berdayakan orang-orang miskin, dan membangun Aceh dengan cepat.

Paslon nomor urut 4, Zaini Abdullah dan Nasaruddin mengatakan, akan memperhatikan PNS, terutama guru, tenaga kesehatan, dan petugas pertanian di daerah terpencil. Kemudian juga meluaskan ruas jalan di pedalaman untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pedalaman.

“Marilah kita jaga kedamaian ini untuk seluruh rakyat Aceh,” ucap Zaini.

Paslon nomor urut 5, Muzakkir Manaf dan TA Khalid menyampaikan, membangun negeri memperlukan kecerdasan. Karenanya, sehebat apapun eksekutif, tetap memerlukan legislatif untuk mengesahkan anggaran.

Sedangkan paslon nomor urut 6, Irwandi Yusud dan Nova Iriansyah mengatakan, Aceh merupakan daerah yang spesial, ditangani dengan spesial, dan pemimpinnya juga harus spesial.

“Tanggal 15 Februari 2017 kita akan ke TPS, jangan golput saudara-saudaraku. Mari kita kembangkan pilkada halal,” ujar Nova Iriansyah. [Hadi | MC KIP Aceh]

About Media Center

"Melayani Rakyat menggunakan Hak Pilihnya".

Check Also

IMG_20170406_082750

Inilah para Juara Lomba Jurnalistik Pilkada Aceh 2017

Banda Aceh – KIP Aceh mengumumkan para peraih juara pada malam Anugerah Jurnalistik Pilkada Aceh, …